- Back to Home »
- Kuliah umum 28 September 2015
Posted by : O'Deliz
10 Mar 2016
Pada hari senin tanggal 28 September 2015 diadakan kuliah umum di perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bagi para mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Berikut merupakan pemateri serta judul materi yang dibawakan:
1. Drs. Ida Fajar Priyanto, M.A., Ph.D. dengan materi "Perpustakaan dan Pustakawan di Era Digital Native"
2. Ir. Abdul Rahman Saleh, M.Sc. dengan materi "Standarisasi dan Peran Standar Sebagai Referensi"
Berikut rangkuman dari kuliah umum ini:
Perpustakaan dan Pustakawan di Era Digital Native
oleh: Drs. Ida Fajar Priyanto, M.A., Ph.D.
Pokok pembahasan:
- Generasi dan teknologi digital
- 4 kunci perubahan perpustakaan
- Libraryland
- Generasi baru dan pendidikan
Generasi dan teknologi digital
Dalam perkembangannya, teknologi tidak pernah lepas dari manusia "pengguna".Semakin berkembangnya teknologi maka akan semakin meningkatnya kebutuhan manusia akan informasi, dan dengan meningkatnya kebutuhan manusia akan informasi maka akan mendorong manusia untuk dapat menguasai teknologi demi mendapatkat informasi yang ia butuhkan. Dari perkembangan tersebut dapat dibagi menjadi beberapa generasi, diantaranya:
- Veteran atau bisa disebut Digital Monk.
- Baby boomer. Merupakan generasi bagi seseorang yang lahir pada kurun waktu tahun 1940-1960'an. Generasi ini sebagian merupakan generasi Digital Monk dan sebagian lagi merupakan generasi Digital Immigrant (Baru mengenal dan menggunakan teknologi pada usia tua).
- Generasi X. Sebagaian dari generasi ini merupakan generasi Digital Immigrant dan sebagian lagi generasi Digital Settler (Generasi yang mengukuti perkembangan teknologi).
- Generasi Y. Generasi ini bisa di sebut sebagai generasi Digital Native (Sejak awal hidupnya telah mengenal dan menggunakan teknologi).
- Generasi Z. Generasi ini sama seperti generasi Y, sejak awal hidupnya telah mengenal dan menggunakan teknologi.
Generasi Digital Native merupakan generasi yang lahir setelah tahun 1980. Pada saat itu telah ada teknologi digital sosial, akses jaringan teknologi digital dan mereka memiliki skill dalam menggunakan teknologi informasi.
Tech time line 1995 to 2014:
- 1997: Google.com -> domain
- 2000: USB Flash Disk dan Nokia 3310
- 2001: Wikipedia
- 2003: Myspace
- 2005: Youtube
- 2006: Facebook
- 2006: Twitter
- 2007: Dropbox
- 2007: Iphone
- 2009: Whatsapp
- 2010: Ipad
- 2010: Instagram
- 2012: Facebook memiliki 1 juta pengguna aktif
- 2014: Google glass
- Perpustakaan membutuhkan sesuatu yang baru, bukan hanya sekedar tempat buku.
- Perpustakaan merupakan anchor (media penghubung), dan merupaka pusat kehidupan.
- Perpustakaan memberikan layanan workshop tech free, bisnis sederhana, akses informasi 24 jam, dan penyedia bahan pustaka digital (e-book).
- Perpustakaan mengubah community school and campus.
- Digital literacy sebagai layanan yang penting.
"banyak keluarga punya fasilitas teknologi informasi namun hanya membutuhkan pengetahuan praktis dan efektif untuk pembelajaran"
Maker space => perpustakaan lebih dari
layanan tradisional yang menyajikan koleksi
Libraryland
Seorang pustakawan selain dituntut profesional dalam hal
kepustakawan namun juga dituntut memiliki kemampuan dalam menata perpustakaan.
Sebuah perpustakaan haruslah memiliki desaign yang inovatif dan efisien.
Berikut merupakan beberapa contoh ide inovatif yang dapat
diterapkan di perpustakaan:
- Library have a lounge
- Work lounge
- Canopy
- Sleeping bed
- Etc.
Generasi Baru
Alpha generation => Betha generation => Gama generation
- Generasi baru merupakan generasi yang:
- Lahir pada tahun 2010
- Hidup dengan gadget
- Hidup di dua dunia (nyata/maya)
- Secara intuitive menggunakan teknologi
- Terkoneksi dengan google glass
- Terdapat 3D printer => memudahkan dalam men-design
- Menyatu dengan teknologi, terkoneksi 24 jam